Penelitian dan PKM

Road Map LPPM

Rencana Induk Pengembangan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIU Sains Al-Qur'an

STIU Sains Al-Qur’an, sebagai perguruan tinggi yang relatif baru berdiri dan belum melalui proses akreditasi, tentu masih memerlukan perencanaan program di berbagai sektor, termasuk bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kondisi ini menuntut adanya upaya strategis dalam membangun sistem yang terarah dan berkelanjutan guna mendukung pengembangan institusi secara menyeluruh. Meskipun demikian, idealisme yang telah dirumuskan dalam visi dan misi institusi tetap dijalankan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai rujukan utama.

Oleh karena itu, tidak terdapat alasan untuk menunda penguatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan STIU Sains Al-Qur’an. Justru sebaliknya, diperlukan langkah progresif untuk mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas kegiatan tersebut agar minimal mampu memenuhi standar nasional yang ditetapkan, bahkan melampauinya sesuai dengan arah dan cita-cita pendiri. Dengan komitmen ini, STIU Sains Al-Qur’an diharapkan dapat tumbuh dan bersaing untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

A. Potensi SDM

Dosen merupakan salah satu komponen utama yang memiliki peran vital dalam penyelenggaraan proses pendidikan di perguruan tinggi. Institusi secara berkelanjutan berupaya mendorong dosen untuk meningkatkan kapasitas keilmuannya melalui penguatan wawasan akademik, forum ilmiah, dan penguasaan bahasa asing.

  • Jumlah Dosen: Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, STIU Sains Al-Qur’an telah memiliki 11 dosen tetap.
  • Penelitian dan Publikasi: Kampus memfasilitasi semua dosen dalam kegiatan penelitian mandiri maupun kelompok (penelitian pemula dan penelitian perintis).

B. Arah dan Fokus Penelitian

Penelitian berfungsi sebagai sarana untuk membangun argumen, menghasilkan inovasi dan solusi terhadap berbagai problematika. Aspek penting yang diperhatikan:

  • 1
    Bagian integral dari pendidikan, baik individu/kelompok, serta kolaboratif.
  • 2
    Menghasilkan konsep, model, prototipe, serta pengetahuan baru berbasis nilai-nilai Islam.
  • 3
    Meningkatkan kualitas/kuantitas penelitian dosen, berdampak pada proses pengajaran.

Rencana Induk Pengembangan (RIP) Penelitian & PKM

2025-2030 2030-2035 2035-2040 2040-2045
Pengkajian Objek Tafsir Sebagai Fondasi Keilmuan Al-Qur’an Riset Berbasis Tematik Sains untuk Mengekstraksi Nilai-nilai Al-Qur’an dalam Fenomena Sains Permulaan Riset Multidisipliner Berbasis Worldview Al-Qur’an Penguatan Riset Multidisipliner Berbasis Worldview Al-Qur’an

Agenda Riset Keagamaan (ARKAN) 2025-2030

Berdasarkan Rencana Jangka Panjang, Renstra penelitian 2025-2030 berada pada fase awal. LPPM telah menyusun tema penelitian dan PkM:

No Jangka Waktu Tema
12025-2026Penguatan teori dan metodologi penafsiran Al-Qur’an
22026-2027Pengklasifikasian objek penelitian tafsir
32027-2028Pengembangan metode tafsir tematik secara mendalam
42028-2029Penguatan metode tafsir tematik sebagai landasan menjawab problematika di masyarakat
52029-2030Pengembangan metode tafsir sains secara mendalam

Prioritas Pengembangan Penelitian (Roadmap 2025-2030)

No Tema Penelitian Objek Kajian Output Penelitian
1 Epistemologi Tafsir Al-Qur’an Sumber, kaidah, dan metode penafsiran Teori, Paradigma, konsep, dan hasil analisis yang dapat diterapkan berbagai aspek kandungan Al-Qur’an
2 Metodologi dan Pendekatan Tafsir Klasik dan Kontemporer Studi Tokoh Mufassir, metode-metode penafsiran klasik dan kontemporer Metodologi penafsiran yang tepat sebagai respons atas problematika masyarakat, ditinjau dari dua model tafsir, klasik dan kontemporer
3 ‘Ulumul Qur’an Sebagai Pondasi Studi Tafsir Kaidah-kaidah baku dalam studi Al-Qur’an Penguatan aspek fundamental dalam studi tafsir sebagai dasar pengembangan penelitian
4 Pemetaan Ayat-Ayat Tematik Pemetaan ayat-ayat sosial, hukum, sains, aqidah, akhlaq, dan interdisipliner Klasifikasi ayat-ayat tematik merupakan solusi atas problematika yang terjadi di masyarakat.
5 Living Quran Tradisi pembacaan Al-Qur’an, praktik ritual keagamaan, metode pembelajaran Al-Qur’an, fenomena Al-Qur’an di media sosial, implikasi Al-Qur’an dalam kehidupan sosial Analisis implikasi Al-Qur’an terhadap kehidupan sosial masyarakat.

Roadmap Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Riset

Tema Isu Strategis Tema Penelitian Bentuk Program Output Kegiatan
Pendidikan Rendahnya minat belajar dan Tadabbur Al-Qur’an di tingkat remaja Living Qur’an Pelatihan guru TPA/TPQ, Festival Al-Qur'an, dan Qur’anic Camp Publikasi PkM, modul pembelajaran dan TPA binaan
Isu-isu parenting modern Tafsir tematik tentang konsep Pendidikan dalam Al-Qur’an Seminar Parenting Publikasi dan buku ajar
Krisis metode pembelajaran Al-Qur’an Riset tentang metode pembelajaran Al-Qur’an Pembelajaran Al-Qur’an di TPQ Publikasi PkM, modul ajar dan HKI
Keagamaan Meningkatnya paham-paham ekstrem (LGBT, Sekulerisme, dll) Riset tentang Worldview Al-Qur’an Seminar, Penyuluhan, Pendampingan keagamaan Publikasi dan buku ajar
Lemahnya pondasi keimanan keluarga Tafsir tematik tentang ayat-ayat keluarga Seminar, Penyuluhan, Pendampingan keagamaan Publikasi dan buku ajar
Krisis moral, spiritual dan mental health Tafsir tematik tentang ayat-ayat spiritualitas Seminar, Penyuluhan, Pendampingan keagamaan Publikasi dan buku ajar
Sepinya masjid dari anak muda Riset tentang pengelolaan masjid perspektif Al-Qur’an Pendampingan DkM dan bantuan sosial Masjid binaan
Sosial Kemiskinan dan kerentanan ekonomi Tafsir tematik tentang ayat-ayat zakat, infak, dan wakaf Bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Publikasi PkM
Rendahnya kepedulian sosial Tafsir tematik tentang ukhuwwan islamiyyah Bakti sosial dan santunan anak yatim Publikasi PkM
Kerusakan lingkungan Tafsir tematik tentang ayat-ayat ekologi Gerakan penghijauan dan edukasi lingkungan Publikasi PkM
Lemahnya etika ekonomi masyarakat Tafsir tematik tentang ayat-ayat mu’amalah atau ekonomi Pendampingan UMKM Syariah dan pelatihan kewirausahaan Islami Publikasi PkM dan buku ajar

Roadmap Penelitian 2025-2030 (Tujuan & Standar)

TUJUAN (Target Tahun) STANDAR LUARAN STANDAR PELAKSANAAN
  • 2025-2026: Penjajakan publikasi dosen dalam jurnal nasional minimal sinta 6
  • 2026-2027: Penerbitan buku ajar dosen
  • 2027-2028: Peningkatan jumlah publikasi dosen dalam jurnal nasional minimal sinta 4
  • 2028-2029: Pembuatan Rumah Jurnal STIU Sains Al-Qur’an
  • 2029-2030: Menjalin Kolaborasi Riset antar Institusi
  • Arsip dan dokumentasi seminar, webinar, dan workshop yang diikuti oleh dosen
  • Jurnal terakreditasi sinta 4 pada tahun 2028
  • HKI bagi seluruh dosen
  • Buku ajar dosen berdasarkan riset
  • Dokumentasi agenda penelitian dan pengabdian masyarakat (foto/video) di website kampus
  • 5 publikasi artikel setiap semester (target 25 publikasi / 3 tahun)
  • 5 hasil PkM per tahun (target 15 hasil PkM / 3 tahun)
  • Dokumentasi pelaksanaan seminar, webinar, workshop
  • Dokumentasi akses digital dosen di laman online LPPM
  • Perumusan SOP dokumentasi program penelitian dan pengabdian masyarakat
  • Dokumentasi proposal penelitian, projek pengabdian, dan hasil temuan (dilaporkan berkala)
  • Perumusan Regulasi penelitian kolaboratif lintas dosen/kampus
  • Pelatihan metodologi penelitian untuk dosen
  • Penyelenggaraan workshop penulisan artikel ilmiah terindeks sinta dan scopus
  • Pelatihan pemanfaatan AI dalam penulisan karya ilmiah
  • Penugasan bagi dosen untuk menjadi pembicara dalam event skala lokal-internasional

Penjabaran Roadmap Penelitian 2025-2030

1. Tiga Tahun Pertama (2025–2027): LPPM memfokuskan arah kebijakan penelitian pada peningkatan publikasi ilmiah dosen, dengan target minimal terbit pada jurnal terakreditasi SINTA 5. Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong dosen agar terus meningkatkan kapasitas akademiknya, sehingga mampu menghasilkan penelitian yang layak dipublikasikan pada jurnal bereputasi. Selain publikasi, LPPM mendorong agar hasil penelitian dosen memberikan kontribusi nyata berupa buku ajar, artikel, pengembangan mata kuliah baru, serta menghasilkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). LPPM juga mengoptimalkan penugasan dosen dalam kegiatan akademik/keagamaan sebagai narasumber.

2. Tiga Tahun Terakhir (2027-2030): LPPM berusaha memenuhi standar penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan menyediakan laman online untuk pelaporan program. Tujuannya adalah agar dosen lebih mudah mengakses informasi terkait dokumentasi, pelaporan, evaluasi, dan hasil penelitian serta pengabdian, sehingga akan menjadi bahan perbaikan kualitas kedepannya.

3. Jangka Lima Tahun: LPPM menargetkan penguatan dasar riset Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir melalui topik-topik penelitian. Hal ini bertujuan untuk membangun fondasi yang kuat dalam pengembangan keilmuan dan kurikulum, serta sebagai poros penjajakan pendirian prodi baru di fase kedua nantinya.