Ponorogo, 5 Mei 2025 — Dalam rangka memperkuat sistem penjaminan mutu perguruan tinggi, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin (STIU) Sains Al-Qur’an Subang, Al Ustadz M. Irfanuddin, M.Ag., mengikuti Workshop Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Audit Mutu Internal (AMI) yang diselenggarakan oleh Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor pada 3–5 Mei 2025.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kapasitas pengelola penjaminan mutu perguruan tinggi, khususnya dalam memahami dan mengimplementasikan SPMI serta melaksanakan Audit Mutu Internal secara profesional dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Rektor UNIDA Gontor, Prof. Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, menjelaskan eratnya hubungan antara penjaminan mutu dengan tata kelola perguruan tinggi. Menurutnya, penjaminan mutu merupakan salah satu fondasi utama dalam membangun tata kelola kampus yang baik.
«“Kunci akreditasi ada di penjaminan mutu.”»
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif, tetapi merupakan hasil dari sistem penjaminan mutu yang berjalan secara konsisten dalam seluruh proses penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Sementara itu, Ketua Badan Penjaminan Mutu (BPM) UNIDA Gontor, Prof. Dr. Muhammad Muslih, M.A., menyampaikan materi mengenai pentingnya membangun budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi. Budaya mutu tidak hanya diwujudkan melalui keberadaan dokumen dan instrumen, tetapi harus menjadi bagian dari sistem kehidupan organisasi kampus.
Menurut Prof. Muhammad Muslih, budaya mutu dapat diwujudkan melalui beberapa prinsip utama, yaitu terbangunnya sistem kehidupan yang sistemik, seluruh unsur taat asas, serta adanya dukungan instrumen mutu. Dengan demikian, penjaminan mutu diharapkan tidak berhenti pada kegiatan administratif, tetapi menjadi kebiasaan dan karakter dalam pengelolaan perguruan tinggi.
Workshop berlangsung selama tiga hari dengan pembahasan yang berfokus pada penguatan pemahaman SPMI, pelaksanaan AMI, serta kompetensi auditor mutu internal. Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan audit terhadap pelaksanaan standar mutu di lingkungan perguruan tinggi.
Acara kemudian diakhiri dengan pemberian sertifikat Auditor Audit Mutu Internal (AMI) kepada peserta yang dinyatakan lulus. Salah satu peserta yang berhasil lulus adalah Al Ustadz M. Irfanuddin, M.Ag., Kepala LPM STIUSA Subang, yang dengan demikian telah terkualifikasi sebagai Auditor AMI.
Keikutsertaan dan kelulusan tersebut menjadi langkah strategis bagi STIUSA Subang dalam memperkuat sistem penjaminan mutu internal. Dengan adanya sumber daya manusia yang telah terkualifikasi sebagai Auditor AMI, STIUSA Subang diharapkan semakin mampu membangun budaya mutu, memastikan keterlaksanaan standar pendidikan tinggi, serta mempersiapkan proses peningkatan mutu dan akreditasi secara berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen STIUSA Subang untuk terus mengembangkan tata kelola perguruan tinggi yang bermutu, sistematis, dan berorientasi pada peningkatan kualitas secara berkelanjutan.