Wujudkan Kepedulian Sosial, STIUSA dan UPZ Pondok Al Ihya Salurkan Bantuan Sembako bagi Warga Prasejahtera

A
Oleh: Administrator
21 August 2026
71 Dilihat

Cidahu — Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Sains Al-Qur'an (STIUSA) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penguatan Ketahanan Sosial melalui Program Bantuan Sembako bagi Fakir Miskin se-Desa Cidahu.

Kegiatan dilaksanakan pada Ahad, 26 Juli 2026, pukul 07.00–12.00 WIB, bertempat di Desa Cidahu. Program ini merupakan hasil kerja sama antara LPPM STIUSA dan Unit Pengelola Zakat (UPZ) Pondok Al Ihya sebagai bentuk sinergi dalam menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut melibatkan dosen, mahasiswa/i STIUSA dan perangkat desa yang secara langsung berpartisipasi dalam proses pelaksanaan dan penyaluran bantuan. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua LPPM STIUSA, Fandi Erdiansah, M.Ag., bersama sivitas akademika untuk  mendukung pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Program bantuan sembako ini tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan pemberian bantuan materi, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian, solidaritas, dan penguatan hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, STIUSA berupaya menghadirkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam bentuk aksi sosial yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Kerja sama dengan UPZ Pondok Al Ihya menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan ini. Sinergi tersebut menunjukkan bahwa upaya penguatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga pengelola zakat, dan masyarakat. Zakat, infak, dan sedekah sendiri memiliki peran penting dalam membantu mengurangi kesenjangan sosial dan memberikan dukungan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Bagi STIUSA, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang mengintegrasikan nilai-nilai keilmuan Al-Qur'an dengan persoalan nyata di tengah masyarakat. Dengan demikian, keberadaan perguruan tinggi diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi melalui kegiatan akademik, tetapi juga melalui program yang menyentuh kebutuhan sosial masyarakat secara langsung.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini turut memberikan pengalaman pembelajaran di luar ruang kelas. Mahasiswa diajak untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat, membangun kepedulian, serta memahami bahwa ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Melalui program ini, STIUSA berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi para penerima sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong, kepedulian, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat Desa Cidahu.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah STIUSA dalam mewujudkan pengabdian yang berbasis nilai-nilai Al-Qur'an, kolaboratif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Dari ilmu yang dipelajari, lahir kepedulian; dari kepedulian, hadir kebermanfaatan."

Galeri Foto

Galeri Berita
Galeri Berita
Galeri Berita
Kategori: Mahasiswa
Bagikan: